Seperti kancing yang meluncur tergelincir dari benang putus pada kain kemeja..
kancing itu sadar dan tersesat mencari jalan pulang..
menyelami genangan air,
sisa hujan di musim salju..
Dingin ..
kancing itu berusaha bertahan di salju beku..
bertahan dengan membawa sebatang korek api yang ia temukan di persimpangan jalan tadi..
adanya sedikit harapan,,
menghangatkan lapisan kancing yang mudah menyerap dinginnya suhu..
Flusshhh..
dinyalakan korek itu.. lahirlah si anak api mungil..
kini dia punya sahabat baru..
kancing dan api mungil berpetualang menyusuri dinginnya lapisan es..
terimakasih api mungil.. :)
mereka berhenti sejenak untuk beristirahat..
mengumpulkan suatu semangat yang berarti..
kancing bersandar di sebuah kursi kayu..
dan api mungil tetap di atas es..
api mungil menjaga sahabat barunya agar tidak menyakiti karna panas dari dirinya..
disaat yang bersamaan mereka menikmati suasana malam..
menatap lampu dengan sinar kuning keemasan yang menghiasi jalanan bersalju..
*To Be Continue .... ^^
Label
Anatomi Fisiologi Manusia
(4)
Anatomi Fisiologi Tumbuhan
(4)
anime
(1)
biokimia
(8)
biomolekul
(2)
bumi
(2)
cinta
(11)
creativy
(1)
dream
(5)
fiksi
(5)
hati
(12)
hijau
(1)
indonesia
(6)
islamic
(14)
just quotes
(5)
kampus
(1)
kehidupan
(12)
kimia
(13)
Kimia Organik
(4)
mikro
(1)
Morfologi Tumbuhan
(6)
movie
(5)
music
(2)
novel
(1)
praktikum
(4)
Ramadhan
(1)
Social Pharmacy
(2)
stories
(17)
Summary
(1)
tale
(3)
TOH
(1)
Friday, 4 October 2013
Friday, 27 September 2013
it's you
maybe it's not like sweet like other songs
but for me it's means so much
each and every note and word written down..
from your smile for me
it force my pen to declare
this song that you heard
do you know
I didn't write it myself
have no right to do it, sweetheart
do you know, who is the one..
just remember,..
do you know, who is the one..
just remember,..
it's you
(adopted from movie: suckseed)
but for me it's means so much
each and every note and word written down..
from your smile for me
it force my pen to declare
this song that you heard
do you know
I didn't write it myself
have no right to do it, sweetheart
do you know, who is the one..
just remember,..
do you know, who is the one..
just remember,..
it's you
(adopted from movie: suckseed)
Kisah Sebuah Harapan
Harapan itu semakin melayang tinggi ke awan..
melewati berbagai rintangan..
badai, halilintar, dan tabrakan antara meteor dan bintang..
harapan yang mendarat di istana langit..
yang ingin bertemu dengan sang kenyataan..
Tibalah harapan disanaa..
dia pun tersesat di hutan Woll..
bertemu dan bertarung dengan monster yang bernama piloo..
Kenyataan tak kunjung datang..
tak datang tuk menyelamatkan keadaan si harapan..
Lelahh..
sang harapan tlah kelelahan..
lelah mnunggu kenyataan yang mungkin tak datang
tergelincir dari awan dan jatuh bebas.
sedetik itu harapan merasa tak berarti..
Haii..
(menoleh ke atas) harapan terkesiap dan mencari sumber suara itu.
darimana suara itu?
kenyataan muncul dari balik awan dan menjulurkan seutas benang.
senyum terlukis..
mereka berjalan menyusuri jembatan pelangi..
merencanakan semua rencana..
Sebuah rencana yang tak terduga..
melewati berbagai rintangan..
badai, halilintar, dan tabrakan antara meteor dan bintang..
harapan yang mendarat di istana langit..
yang ingin bertemu dengan sang kenyataan..
Tibalah harapan disanaa..
dia pun tersesat di hutan Woll..
bertemu dan bertarung dengan monster yang bernama piloo..
Kenyataan tak kunjung datang..
tak datang tuk menyelamatkan keadaan si harapan..
Lelahh..
sang harapan tlah kelelahan..
lelah mnunggu kenyataan yang mungkin tak datang
tergelincir dari awan dan jatuh bebas.
sedetik itu harapan merasa tak berarti..
Haii..
(menoleh ke atas) harapan terkesiap dan mencari sumber suara itu.
darimana suara itu?
kenyataan muncul dari balik awan dan menjulurkan seutas benang.
senyum terlukis..
mereka berjalan menyusuri jembatan pelangi..
merencanakan semua rencana..
Sebuah rencana yang tak terduga..
Thursday, 26 September 2013
skenario kehidupan
butiran cahaya menembus lapisan kaca jendela,
kain gorden putih diterpa angin yang berlalu lalang..
dibalik jendela, ya..
disana aku sedang menanti seseorang yang biasa muncul dibalik pintu itu..
dari balik jendela, kutatap lekat langit bersama awan yang menyatu kontras,
seraya cahaya lembut yang menerpa wajah ini..
Jgrekk.. Dia datang..
Perasaan apa ini?? begitu bahagia.. berbeda dari biasanya..
mama pulang.. sontak aku memeluk mama, seakan kita lama tak bertemu..
hingga air mata menetes dan terpejam..
dan kesadaran datang seketika menelusuri otak,,
yang nyata bukanlah mimpi, dan yang mimpi bukanlah nyata saat itu..
ada saatnya aku bersedih..
ada saatnya aku berpikir, apa yang terjadi padaku jika aku sudah tidak ada di dunia ini..
ada saatnya aku menerka, mama sedang apa ya disana..
ada saatnya aku bertanya pada diriku, apa aku sudah cukup bekal untuk menyusulnya..
karena memang setiap episode sejarah kehidupan kita, memiliki sesuatu yang berarti..
berusaha menjadi pemeran terbaik dalam skenario kehidupan diri sendiri..
kain gorden putih diterpa angin yang berlalu lalang..
dibalik jendela, ya..
disana aku sedang menanti seseorang yang biasa muncul dibalik pintu itu..
dari balik jendela, kutatap lekat langit bersama awan yang menyatu kontras,
seraya cahaya lembut yang menerpa wajah ini..
Jgrekk.. Dia datang..
Perasaan apa ini?? begitu bahagia.. berbeda dari biasanya..
mama pulang.. sontak aku memeluk mama, seakan kita lama tak bertemu..
hingga air mata menetes dan terpejam..
dan kesadaran datang seketika menelusuri otak,,
yang nyata bukanlah mimpi, dan yang mimpi bukanlah nyata saat itu..
ada saatnya aku bersedih..
ada saatnya aku berpikir, apa yang terjadi padaku jika aku sudah tidak ada di dunia ini..
ada saatnya aku menerka, mama sedang apa ya disana..
ada saatnya aku bertanya pada diriku, apa aku sudah cukup bekal untuk menyusulnya..
karena memang setiap episode sejarah kehidupan kita, memiliki sesuatu yang berarti..
berusaha menjadi pemeran terbaik dalam skenario kehidupan diri sendiri..
Monday, 23 September 2013
Mimpi
Malam itu, ku melaju
tak tahu arah. Menyusuri gelapnya sinar sang bulan, jalan setapak terlihat
menuju ke angkasa. Angin melambai-lambai menusuk hingga ke ventrikel,
melambatkan langkahku tuk segera ke pemberhentian. Kicauan sang owl pun tak
sengaja beberapa kali ku dengar, makin menggigil saja di malam yang hening ini.
Sambil ku usap rambutku tuk trus melaju sambil sesekali bersedekap tuk menghilangkan rasa
dingin. Butuh keberanian ekstra keras untuk mencoba melangkah maju trus
menyusuri jalan yang sesekali tak terlihat. Gunung pegunungan mengernyitkan
puncaknya seolah tak ingin ku lewati, hampir menyeberang lintas dimensi.
Dimensi yang tak seorang pun mengerti. Dipenuhi dengan butiran-butiran mimpi
yang trus terngiang-ngiang dan hanya terlihat dikala malam hari. Tentu hanya
orang-orang khusus bin terpilih yang dapat melihat jalan ini, orang-orang
dengan memiliki mimpi tinggi dan slalu bermimpi setiap hari tuk menciptakan
imajinasinya.
Ku intip ke dalam
terlihat sesosok perempuan berambut panjang dengan paras yang manis tur elegant
dengan baju terusan yang dipakainya. Aku hanya tersipu malu setelah sampainya
di dimensi itu, tak mampu ku terucap hanya desiran nafas yang menggebu-nggebu
terisak di telinga. Perempuan itu mendekati hingga sampai tangannya dijulurkan
tepat di kedua pipiku, ku tetap menunduk tak berani ku menatapnya. Perempuan tu
berkata, “ini mama sayang”. “mama?”, pikirku tak lama langsung ku dongakkan
kepalaku ternyata yang terlihat langit-langit kamarku. “ma, engkaulah orang
yang ingin ku peluk sambil bercerita gelapnya hidup ini, bercerita tentang
mimpi-mimpiku ma dengan seabrek praktikum yang menggetirkan kaki hingga
kesemutan”. Ternyata aku hanya bermimpi,
bermimpi dikala semuanya teratapi sebagai seorang mahasiswa yang merindukan
sang mama. (ingincepatpulang)
Tuesday, 17 September 2013
Pemantik
Dear neptunus,
Hari ini seperti lilin yg padam tlah menyala kembali,.
pemantik semangat yg hilang
tlah ditemukan pd tumpukan pasir,
nus, tergambar senyum di butiran pasir itu,
mengingatkanku akan semuanya,
terlukis mimpi disana,
mimpi yg semakin dekat selama pemantik itu slalu ada
-A-
Hari ini seperti lilin yg padam tlah menyala kembali,.
pemantik semangat yg hilang
tlah ditemukan pd tumpukan pasir,
nus, tergambar senyum di butiran pasir itu,
mengingatkanku akan semuanya,
terlukis mimpi disana,
mimpi yg semakin dekat selama pemantik itu slalu ada
-A-
Saturday, 31 August 2013
There's a poem about this
you might feel cold
if i
keep my word of love in the water
Should i keep it in the
sky
It might be under stars
and cloud cover
Should i keep it in a castle
but, I'm afraid someone would
take it away
So i keep it in my heart
always :)
*adopted from movie : yes or no 2
Subscribe to:
Posts (Atom)